Sensasi Kopi Robusta Premium

Sensasi Kopi Robusta Premium

Dua orang sedang bercengekerama menikmati kopi sambil berbincang di Filosofi Kopi, Blok M, Jakarta Selatan (4/10/2016).Dua orang sedang bercengekerama menikmati kopi sambil berbincang di Filosofi Kopi, Blok M, Jakarta Selatan (4/10/2016).

dari yg semula hanya kopi jenis Arabika, lalu berkembang ke jenis kopi lain Robusta, dan Liberica. Meski menghadapi kendala di awalnya, kopi mampu tumbuh fertile pada Jawa serta pulau lain seperti Sumatera. Belanda pun mengekspor kopi Indonesia ke seluruh dunia. asal tanah Jawa lah global mengenal kata “A cup of Java”. Kali lain Anda mendengar Java–dalam topik kopi–maka itu bisa diartikan secara harfiah sebagai “secangkir Jawa”. Begitu tertulis dalam kitab A Cup of Java yang ditulis Gabriella Teggia dan Mark Hanusz. juga ditulis pengamat sejarah seni Martin Fox berasal Stanford University.

Ratusan tahun berlalu

“A cup of Java” pulang ke Asalnya, Jawa. Kedai kopi lokal bermunculan di penjuru pulau Jawa membujur asal barat ke timur. tidak hanya memperlihatkan suasana nyaman dengan interior kekinian, tapi jua kopi yang diklaim nikmat sang para pencinta kopi. Pemilik kedai Anomali Coffee, Irvan Helmi pernah menyatakan, di 2014 saja pertumbuhan kedai kopi mencapai 100 %. pada 2013 ada 100 pengusaha yang mendaftarkan kedai kopinya di Asosiasi Kopi Specialti. “sekarang sudah mencapai 200-an yg terdaftar pada asosiasi. saya pikir yg belum terdaftar terdapat dua kali lipat,” istilah Irvan.

Sejauh mata memandang

setidaknya ada 5 kedai kopi baru di formasi tempat tinggal toko (ruko) Mendrisio, Tangerang Selatan. Belum lagi pada belahan Gading Serpong lain. Tanamera dan Coffeedential hanyalah beberapa di antaranya. Tren serupa pun terlihat kasat mata di daerah Bintaro, Tangerang Selatan. Pigeonhole Coffee dan Brownstone merupakan 2 pada antara banyaknya kedai kopi baru. Beralih ke Jawa Barat, tren serupa pula terlihat. Puluhan kedai kopi dengan banyak sekali ciri khas memperlihatkan racikan kopinya.

Sama halnya dengan Yogyakarta serta Surabaya yang kini punya aneka macam pilihan kawasan buat menikmati kopi nikmat kekinian. Pertumbuhan kedai kopi pada Indonesia tidak hanya semarak oleh kedai kopi lokal. Melihat data yg diperoleh lokadata, pertumbuhan gerai kopi Starbucks pun fertile pada Indonesia. dalam kurun waktu hampir 7 tahun, semenjak 2010 sampai kuartal ke-3 2016, jumlah gerainya meningkat 3 kali lipat, dari 76 gerai menjadi 248 gerai. sejak kuartal ke-tiga 2010, setidaknya ada penambahan 5 gerai baru Starbucks setiap kuartal. Meski di antara kuartal pertama serta ke 2 2014 hanya ada dua gerai baru, pertumbuhan gerai kopi asal Seattle, Amerika perkumpulan ini kembali menggeliat di kuartal ketiga hingga kuartal ketiga 2016.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *